Tugas Akhir D3 Farmasi
PEMBUATAN BEDAK TABUR DENGAN BAHAN BERKHASIAT DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill)
Penelitian ini bertujuan membuat sediaan bedak tabur daun alpukat untuk
perawatam wajah berjerawat, dari bahan dasar beras yang stabil selama
penyimpanan pada suhu kamar selama tiga minggu. Metode penelitian yang
digunakan yaitu riset tindakan. Bahan berkhasiat dari daun alpukat (Persea
americana Mill) berbentuk ekstrak kering diperoleh melalui proses maserasi dari
daun segar yang dikeringkan, dihaluskan lalu direndam dan kemudian diekstraksi
dengan air panas. Tepung beras sebagai bahan dasar bedak tabur yang dibuat
melalui proses perendaman, ditiriskan, dihaluskan lalu dikeringkan. Stabilitas
bedak tabur daun alpukat (Persea americana Mill) baik dari bahan dasar bedak
beras merah maupun pandan wangi, setelah dilakukan uji organoleptis selama tiga
minggu (21 hari), menunjukkan sediaan yang stabil selama penyimpanan dalam
wadah tertutup pada suhu kamar (25oC), baik bentuk, warna, bau, tekstur bedak
serta tidak ada pertumbuhan jamur. Dari kedua jenis sediaan bedak tabur itu, maka
bedak tabur daun alpukat dari bahan dasar beras pandan wangi relatif lebih baik
dari pada beras merah, oleh sebab bedak tabur dari bahan dasar pandan wangi
memberikan aroma yang khas. Pembuatan bedak tabur ini cukup mudah dan
sederhana. Selanjutnya disarankan melakukan uji kadar air terhadap bahan dasar
bedak tabur, baik pada beras merah maupun beras pandan wangi, dan uji stabilitas
secara organoleptis jangka waktu yang lebih dari tiga minggu. Untuk mengetahui
efektivitas farmakologi terhadap pencegahan/penyembuhan jerawat perlu
dilakukan uji khasiat bedak tabur daun alpukat ini.
No other version available