Skripsi S1 Ilmu Gizi
HUBUNGAN ASUPAN LEMAK DAN STATUS GIZI DENGAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS BOJONG KABUPATEN PURWAKARTA (Penelitian Terhadap Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bojong Kabupaten Purwakarta Tahun 2014)
Latar belakang: Penyakit hipertensi merupakan penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat. Penyakit hipertensi tergolong penyakit degeneratif dan merupakan cikal bakal dari penyakit stroke, jantung, ginjal dan penyakit degeneratif lainnya. Meskipun demikian, banyak masyarakat yang belum peduli terhadap kondisi tekanan darahnya.
Tujuan: Menganalisis hubungan asupan lemak dan status gizi dengan tekanan darah penderita hipertensi di Puskesmas Bojong Kabupaten Purwakarta.
Metode: Desain dalam penelitian ini adalah cross sectional. Subjek penelitian adalah pasien hipertensi di Puskesmas Bojong Kabupaten Purwakarta yang berjumlah 30 orang. Data asupan lemak diukur dengan recall 3x24 jam, status gizi dengan antropometri, dan tekanan darah dengan tensimeter. Analisis data menggunakan uji Rank Sperman Test.
Hasil: Rerata asupan lemak subjek sebesar 77.57 ± 6.626 gr per hari, indeks massa tubuh sebesar 24,47 ± 1,548 Kg/(m)2, dan tekanan darah sebesar 163.10 ± 9.799 mmHg. Tidak ada hubungan antara asupan lemak dengan tekanan darah (ρ=0,056), akan tetapi ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan tekanan darah (ρ =0,032).
Simpulan: Ada hubungan antara status gizi dengan tekanan darah, namun tidak dengan asupan lemak.
No other version available