Tugas Akhir D3 Farmasi
PEMBUATAN BAKSO HERBAL DARI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) DAN KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) UNTUK MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL
Kolesterol adalah lemak yang terdapat di dalam aliran darah atau sel tubuh yang dibutuhkan untuk pembentukan dinding sel dan sebagai bahan baku beberapa hormon. Apabila kolesterol di atas 240 mg/dl, maka berisiko tinggi terkena penyakit seperti serangan jantung atau stroke. Pencegahan terbaik untuk menurunkan kolesterol yaitu menjaga pola makan dengan baik. Hal ini peneliti berinovasi mengeluarkan produk pangan yang bersifat praktis misalnya bakso. Penelitian ini bertujuan membuat bakso herbal yang stabil dari jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dan kayu manis (Cinnamomum burmannii) yang secara empiris bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dan antibakteri. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan (action research) menggunakan instrumen penelitian berupa lembar observasi dan angket. Sediaan bakso herbal dibuat dengan bahan utama jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dan kayu manis (Cinnamomum burmannii) dengan komposisi F1 (200 gram;0 gram), F2 (200 gram;2,5 gram) dan F2 (200 gram;5 gram). Hasil penelitian uji organoleptik selama tiga minggu sediaan bakso dengan penyimpanan suhu dingin tidak timbul perubahan dalam hal warna, aroma, tekstur, rasa dan tidak menimbulkan tanda-tanda tumbuhnya jamur. Sementara pada penyimpanan suhu ruang hanya bertahan selama 2 hari saja. Simpulan dari penelitian ini adalah sediaan bakso herbal yang disukai yaitu formula kesatu dan sediaan stabil dalam penyimpanan selama 3 minggu pada suhu dingin. Namun peneliti menyarankan untuk menggunakan F2 karena terdapat kandungan jamur tiram putih dan kayu manis yang berkhasiat untuk menurunkan kolesterol.
Kata kunci: Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus), Kayu manis (Cinnamomum burmannii), Bakso herbal, Kolesterol
No other version available