Skripsi S1 Ilmu Gizi
HUBUNGAN PENAMPILAN MAKANAN DAN KETEPATAN WAKTU PENYAJIAN MAKANAN DENGAN SISA MAKANAN PROTEIN NABATI PADA PASIEN DIET TETP DI RSUD KELAS B KABUPATEN SUBANG
Latar Belakang : Sisa makanan merupakan berat makanan dipiring atau plato yang
tidak habis atau dibuang oleh pasien. Jika makanan yang tidak habis dikonsumsi
pasien menyisakan banyak, maka dapat mengakibatkan kurangnya asupan makan
pasien sehingga terjadi kekurangan asupan yang dapat menurunkan status gizi
selama dirawat di Rumah Sakit.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penampilan
makanan dan ketepatan waktu penyajian makanan dengan sisa makanan protein
nabati pada pasien diet tinggi energi tinggi protein di RSUD Subang.
Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan
menggunakan desain studi cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 64
pasien rawat inap yang diambil dengan cara purposive sampling. Analisis hubungan
antar variabel dependen dan variabel independen menggunakan uji statistik Chisquare
dan Fisher exact.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan rata-rata sisa makanan protein nabati waktu
makan pagi sebesar 29.02% dan protein nabati waktu makan siang sebesar 33.19%.
Hasil uji statistik menunjukan tidak terdapat hubungan penampilan makanan
meliputi warna, tekstur, bentuk dan porsi dengan sisa makanan nabati pada waktu
makan pagi tetapi terdapat hubungan pada penyajian makan. Sementara itu, sisa
makanan nabati pada waktu makan siang tidak terdapat hubungan terkait warna,
tekstur, porsi dan penyajian tetapi terdapat hubungan dengan bentuk makanan,
kemudian ketepatan waktu penyajian makanan dengan sisa makan pagi maupun
makan siang tidak terdapat hubungan dengan terjadinya sisa makanan di RSUD
Subang.
Simpulan : Tidak ada hubungan penampilan makanan dan ketepatan waktu
penyajian makanan dengan sisa makanan.
Kata Kunci : Sisa makanan, Protein, Penampilan makanan, Ketepatan waktu penyajian
No other version available