Skripsi S1 Ilmu Gizi
UJI DAYA TERIMA COOKIES WORTEL SEBAGAI MAKANAN SELINGAN REMAJA
Latar Belakang : Rata-rata konsumsi serat pangan penduduk adalah 10,5 gram perhari, sedangkan kebutuhan serat untuk remaja putra berumur 14-18 tahun adalah 39 gram/hari sedangkan untuk remaja putri yang berumur 14-18 tahun sebanyak 26 gram/hari. penyebab mengapa remaja masih kurang konsumsi serat, adalah adanya perubahan pola konsumsi pangan yang menyebabkan berkurangnya konsumsi sayuran dan buah-buahan hampir di semua propinsi di Indonesia. cookies dengan penambahan wortel sebagai alternatif makanan selingan atau snack yang berbahan dasar sayur dan mengandung serat.
Tujuan : Menganalisis Daya Terima cookies wortel sebagai makanan selingan untuk remaja.
Metode : Analisis yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari analisis statistik dan analisis daya terima atau organoleptik. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor dengan 3 perlakuan penambahan wortel yang berbeda (25%, 50% dan 75%). Analisis data menggunakan uji normalitas, kemudian dilanjutkan dengan Kruskall Wallis dan Mann Whitney.
Hasil : pada cookies dengan penambahan wortel tidak memiliki perbedaan daya terima pada parameter warna (p=0,873), aroma (p=0,759) dan rasa (p=0,077) , namun memiliki perbedaan pada parameter tesktur (p=0,019).
Kesimpulan : Terdapat perbedaan daya terima cookies dari berbagai rasio tepung terigu dan wortel dan tidak terdapat perbedaan daya terima cookie. Berdasarkan uji daya terima diperoleh formula yang paling disukai yaitu, F1
Kata kunci : daya terima, cookies wortel, makanan selingan, remaja
No other version available