Tugas Akhir D3 Farmasi
PEMBUATAN DAN UJI STABILITAS SEDIAAN DEODORAN SEMPROT DAUN SINTRONG (Crassocephalum crepidioides) DAN BUAH JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) SEBAGAI ANTIBAKTERI
Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan deodoran semprot dari daun sintrong (Crassocephalum crepidioides) dan buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai antibakteri dan mengetahui kestabilan sediaan deodoran semprot dari hasil uji organoleptik, dan bagaimana pendapat responden pada uji iritsi sediaan deodoran semprot. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan (Action Research) dan menggunakan model penelitian Kurt Lewin yang terdiri dari empat komponen, yaitu perencanaan, (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting). Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus s/d. Desember 2021, menggunakan instrumen penelitian berupa lembar observasi. Sediaan deodoran semprot ini dibuat dengan bahan utama daun sintrong (Crassocephalum crepidioides), buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia), aluminium sulfat dengan komposisi F1 ( 5 gram), F2 (10 gram) dan F2 (20 gram). Hasil penelitian uji organoleptik selama tiga minggu sediaan deodoran semprot menunjukan bahwa adanya perubahan pada sediaan F1 dan F2 dalam hal warna, dan bentuk perubahan terjadi di minggu kedua dan minggu ketiga, pada penelitian uji pH selama tiga minggu sediaan semprot menunjukan bahwa pH stabil di pH 4, dan pada penelitian uji iritasi dengan 10 responden secara sukarela menguji ketigaformula menunjukan bahwa semua formula tidak mengiritasi kulit. Simpulan dari penelitian ini adalah Sediaan deodoran semprot memiliki stabilitas yang baik dapat dilihat dari hasil uji organoleptik, uji pH sediaan, dan uji iritasi. Dari ketiga formula yang paling diamati yaitu formula 3.
Kata kunci: deodoran semprot, sintrong (Crassocephalum crepidioides), buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia), aluminium sulfat.
No other version available