Tugas Akhir D3 Farmasi
UJI STABILITAS FACE MIST DARI EKSTRAK DAUN JAMBU AIR (Syzgium aqueum) DENGAN PENAMBAHAN OIL PEPPERMINT (Mentha piperita L.) DAN FRAGRANCE OIL SEBAGAI PENGAROMA UNTUK PERAWATAN WAJAH
Face mist merupakan campuran dari beberapa komponen bahan yang diformulasikan di industri farmasi dan juga merupakan kosmetik yang dapat menyegarkan kulit. Jambu air merupakan buah lokal yang sering ditemukan di Indonesia. Jenis tanaman jambu air yang digunakan dalam penelitian ini memiliki kandungan fenolik total lebih besar dibandingkan dengan daun jambu air lainnya dan jenis daun yang digunakan yaitu daun jambu air (Syzygium aqueum) tua berwarna hijau. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan (action reseach) meliputi perencanaan, pengambilan tindakan, pengamatan atau evaluasi atas tindakan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kestabilan pembuatan sediaan face mist ekstrak daun jambu air dengan penambahan oil peppermint (Mentha piperita L.) dan fragrance oil sebagai pemberi aroma, melalui uji organoleptik dan uji pH pada suhu penyimpanan yang berbeda. Pengujian organoleptik dilakukan selama 3 (tiga) minggu pada penyimpanan suhu kamar (25-30oC) dan suhu dingin (8oC). Dari pelaksanaan penelitian ini dihasilkan kesimpulan, yaitu diperoleh sediaan face mist dengan warna, aroma, dan tekstur yang baik dengan penambahan peppermint oil 1 ml baik yang disimpan pada suhu kamar maupun suhu dingin mampu bertahan selama 3 (tiga) minggu. Organoleptik sediaan face mist pada penelitian ini yaitu warna hijau berbentuk cair, memiliki kelembaban, beraroma khas jambu air, beraroma menthol dan oil strawberi yang dapat menyegarkan wajah. Selain itu, tidak ditemukannya pertumbuhan jamur pada sediaan face mist ini.
Kata Kunci: Daun jambu air (Syzygium aqueum), oil peppermint (Mentha piperita L.), fragrance oil.
No other version available