Skripsi S1 Ilmu Gizi
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN KAFEIN, KUALITAS TIDUR DAN STATUS GIZI DENGAN TEKANAN DARAH (Penelitian Pada Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana di Purwakarta)
Latar belakang: Pada negara berkembang kategori usia 20-24 tahun banyak
mengalami tekanan darah tinggi, 9,4% laki-laki dan 8,9% perempuan. Di Indonesia
kejadian tekanan darah tinggi ≥18 tahun adalah 25,8%. Tekanan darah pada
mahasiswa dapat dipengaruhi oleh asupan kafein, kualitas tidur dan status gizi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan kafein,
kualitas tidur dan status gizi dengan tekanan darah.
Metode: Penelitian dilakukan pada mahasiswa STT Wastukancana dengan desain
penelitian cross sectional dan 82 subjek penelitian yang dipilih secara simple
random sampling. Asupan kafein diukur dengan menggunakan FFQ semi
kuantitatif, kualitas tidur diukur dengan kuesioner PSQI, status gizi diukur dengan
IMT, tekanan darah diukur dengan alat sphygnomanometer digital. Hubungan
masing-masing variabel bebas dengan tekanan darah sistolik di uji dengan pearson
product momment. Hubungan masing-masing variabel bebas dengan tekanan darah
diastolik di uji dengan rank spearman. Hubungan variabel bebas secara bersamaan
dengan tekanan darah sistolik di uji dengan regresi linear ganda.
Hasil: Subjek memiliki tekanan darah sistolik tinggi (61%) dan tekanan darah
diastolik tinggi (74,4%). Asupan kafein, kualitas tidur dan status gizi masingmasing
memiliki hubungan dengan tekanan darah sistolik dan tekanan darah
diastolik. Faktor-faktor yang berpengaruh meningkatkan tekanan darah sistolik
adalah asupan kafein (B=0,12; p=0,004), kualitas tidur (B=1,36; p=0,001) dan
status gizi (B=1,25; p=0,001). Buruknya kualitas tidur subjek pada penelitian ini
dapat disebabkan oleh adanya gangguan-gangguan baik saat sebelum tertidur
ataupun pada saat tidur.
Simpulan: Tekanan darah tinggi dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti,
asupan kafein, kualitas tidur dan status gizi.
No other version available