Tugas Akhir D3 Farmasi
KERASIONALAN RESEP PADA PASIEN PEDIATRIK RAWAT JALAN BERDASARKAN DOSIS DAN INTERAKSI OBAT DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK ASRI PURWAKARTA
Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan obat pada pasien pediatrik rawat jalan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Asri Purwakarta menurut resep yang diberikan dokter rasional atau tidak?
Dalam pengerjaan Tugas Akhir ini penulis menggunakan metode kualitatif yang dijelaskan dengan metode evaluasi yaitu dengan membandingkan antara teori dengan kenyataan di lapangan khususnya mengenai kerasionalan resep pada pasien rawat jalan pediatrik di Rumah Sakit Ibu dan Anak Asri Purwakarta, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan studi pustaka yang berhubungan dengan permasalahan.
Penulis mengambil sampel dari resep bulan Desember 2010 yang merupakan 3 penyakit terbanyak dari 40 penyakit yang terdaftar yaitu Bronkhitis 20,5 %, ISPA 19,2 %, dan Febris 7,8 %. Dari ketiga penyakit diatas diambil 15 data resep, masing-masing Bronkitis 2 resep, ISPA 7 resep, dan Febris 6 resep. Dari hasil pembahasan 15 resep yang dijadikan sampel, resep dinyatakan rasional walaupun masih ada beberapa obat yang perlu diperhatikan dalam pemberian dosisnya, karena dosis yang diberikan kurang tepat dari yang seharusnya diberikan terutama antibiotik.
Adapun saran yang penulis berikan untuk mengatasi masalah tersebut diatas adalah : (1) Penulisan resep anak terutama rawat jalan harus disertakan data berat badan agar memudahkan petugas dalam memperhitungkan dosis ketika akan menganalisa. (2) Untuk mempertahankan penggunaan obat yang rasional di Rumah Sakit Ibu dan Anak ASRI perlu ada monitoring atau screening resep secara berkala oleh petugas apotek. Agar penggunaan resep yang rasional dapat dipertahankan terutama untuk pasien pediatrik dan dapat di informasikan kepada seluruh pihak rumah sakit agar menjadi perbaikan atau masukan kearah yang lebih baik guna meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan. (3) Jika ada kekeliruan dalam resep baik dosis, cara penggunaan, ataupun yang berhubungan dengan kerasionalan peresepan, petugas apotek harus menginformasikan kepada dokter yang meresepkan resep agar ada perbaikan sehingga resep yang diberikan kepada pasien rasional.
No other version available