Latar Belakang: Tingginya kejadian BBLR menyakibatkan stunting pada baduta dan terhambatnya pertumbuhan pada usianya. Data Stunting Dinas Kesehatan Purwakarta tahun 2019, prevalensi stunting tertinggi yaitu di Kecamatan Kiarapedes (12.45%). Bila dilihat dari segi usia, kelompok baduta pada usia 0 – 24 bulan memiliki faktor stunting terbanyak di Puskesmas Kiarapedes. Tujuan: Mengetahui gambar…
Latar Belakang : Prevalensi anemia dunia berkisar 40-88% dan prevalensi anemia di Indonesia sebesar 37%. Perempuan lebih mendominasi mengalami anemia, pada kelompok umur 15-24 tahun prevalensi anemia sebesar 32%. SMAN 1 Pasawahan telah melakukan intervensi pencegahan anemia dengan melakukan pemberian tablet tambah darah, namun prevalensi anemia remaja putri siswi di SMAN 1 Pasawahan masih menga…
Pendahuluan: Lama hari rawat inap yang terlalu panjang akan menimbulkan beberapa masalah, salah satunya adalah perubahan berat badan dan meningkatnya risiko malnutrisi, selain itu dapat juga mempengaruhi status gizi pasien yang disebabkan karena asupan makan yang kurang dari kebutuhan. Tujuan: Mengetahui hubungan lama hari rawat inap terhadap perubahan status gizi, asupan energi dan protein pa…
Latar belakang : Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Stunting merupakan kondisi yang bersifat irreversible atau tidak dapat diperbaiki setelah anak mencapai dua tahun. Stunting dapat diakibatkan oleh infeksi seperti Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan diare. Di lihat dari d…
Latar belakang: ASI eksklusif mengandung zat untuk perkembangan, kecerdasan, zat kekebalan (mencegah dari berbagai penyakit) dan dapat menjalin hubungan cinta kasih antara bayi dengan ibu. Pemberian ASI eksklusif dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi secara normal pada usia 0-6 bulan. Banyak faktor- faktor yang mempengaruhi pemberian Asi eksklusif pada bayi 0-6 bulan. Tujuan peneli…
Latar Belakang : Perilaku kebiasaan makan remaja yang tidak baik adalah kebiasaan mengkonsumsi berbagai makanan olahan cepat saji yang mengandung lemak, gula dan garam yang cukup tinggi yang akan menimbulkan masalah gizi pada remaja seperti gizi kurang, obesitas dan anemia. Salah satu makanan selingan yang sehat dan bergizi yaitu smoothie. Beberapa bahan makanan nabati yang dapat dijadikan smoo…
Pendahuluan : Diabetes Melitus merupakan suatu penyakit dimana kadar glukosa darah melebihi batas normal. Penyakit Diabetes Melitus yang tidak dikelola dengan baik menimbulkan berbagai komplikasi oleh penyakit. Lama rawat inap pasien Diabetes melitus bergantung pada jenis komplikasi yang dialami. Tujuan :Mengetahui gambaran lama hari rawat inap perubahan kadar glukosa darah asupan energi dan k…
Latar belakang:Penyakit Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang mengakibatkan penyakita jantung dan stroke.Salah satu terapi yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah adalah pemberian minuman jus tomat karena kaya akan Likopen,kalium dan bioflafonoid.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek pemberian minuman jus tomat te8rhadap perubahan tekanan darah pada wanita di Desa Cijaya Rt 00…
Pendahuluan: Prevalensi Anemia pada wanita di dunia yaitu sebesar 40,08% dan di Asia Tenggara yaitu sebesar 45,65%. Di Indonesia sendiri prevalensi Anemia remaja putri (23,9%) lebih tinggi daripada remaja putra (18,4%), prevalensi Anemia remaja putri usia 15 – 20 tahun yaitu sebesar 57,1%. Hasil pemeriksaan Hemoglobin remaja putri di Puskesmas Pasawahan menunjukan bahwa SMAN 1 Pasawahan memil…
Latar Belakang : Body Image merupakan persepsi, pemikiran dan perasaan seseorang mengenai tubuhnya. Body image yang negatif pada remaja dapat mempengaruhi jumlah asupan makanan serta zat gizi yang berdampak pada status gizi remaja. Sedangkan, pemenuhan zat gizi pada remaja sangatlah penting untuk pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada masa remaja Tujuan : Mengetahui hubungan body image…