Latar belakang: Pada umumnya brownies kukus yang ada dipasaran dibuat dengan bahan baku tepung terigu. Brownies Kukus yang dibuat dengan subtitusi tepung kacang hijau dan diberi perasa matcha merupakan upaya diversifikasi pangan guna memanfaatkan komoditi pangan lokal sebagai bahan baku dengan harga yang relatif murah dan dapat mengurangi penggunaan tepung terigu yang tinggi kandungan gluten. P…
Latar Belakang : Prevalensi anemia di Indonesia berdasarkan Riskesdas tahun 2013 adalah 21.7% dan berdasarkan laporan Puskesmas Pasawahan pada tahun 2019 SMAN 1 Pasawahan merupakan sekolah dengan persentase anemia tertinggi yaitu sebesar 39.15%. Untuk meningkatkan kesadaran dan menyebarkan informasi kesehatan dibentuklah peer group yang dalam hal ini disebut Srikandi Gizi. Srikandi Gizi dibentu…
Latar Belakang : Prevalensi anemia dunia berkisar 40-88% dan prevalensi anemia di Indonesia sebesar 37%. Perempuan lebih mendominasi mengalami anemia, pada kelompok umur 15-24 tahun prevalensi anemia sebesar 32%. SMAN 1 Pasawahan telah melakukan intervensi pencegahan anemia dengan melakukan pemberian tablet tambah darah, namun prevalensi anemia remaja putri siswi di SMAN 1 Pasawahan masih menga…
Latar belakang : Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Stunting merupakan kondisi yang bersifat irreversible atau tidak dapat diperbaiki setelah anak mencapai dua tahun. Stunting dapat diakibatkan oleh infeksi seperti Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan diare. Di lihat dari d…
Latar Belakang: Remaja merupakan periode pertumbuhan anak-anak menuju proses kematangan menjadi manusia dewasa. Periode ini terjadi perubahan fisik, biologis, dan psikologis yang sangat unik dan berkelanjutan. Untuk mencapai pertumbuhan yang optimal dibutuhkan asupan gizi yang cukup yang dapat mempengaruhi Status gizi seseorang. Status gizi itu sendiri dapat dipengaruhi oleh faktor langsung yai…
Latar Belakang : Rata-rata konsumsi serat pangan penduduk adalah 10,5 gram perhari, sedangkan kebutuhan serat untuk remaja putra berumur 14-18 tahun adalah 39 gram/hari sedangkan untuk remaja putri yang berumur 14-18 tahun sebanyak 26 gram/hari. penyebab mengapa remaja masih kurang konsumsi serat, adalah adanya perubahan pola konsumsi pangan yang menyebabkan berkurangnya konsumsi sayuran dan bu…