Latar Belakang: Prevalensi anemia di Indonesia masih tinggi yaitu pada remaja putri sebesar 26,50%, wanita usia subur sebesar 26,9%, ibu hamil sebesar 40,1% dan balita sebesar 47,0%. Anemia dapat disebabkan karena kekurangan konsumsi makanan sumber zat besi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan perbaikan pangan dan gizi dengan meningkatkan konsumsi pangan yang memiliki kandun…
Latar belakang : Stunting menjadi salah satu permasalahan gizi di Indonesia. Prevalensi stunting di Indonesia sebesar 30.8% berdasarkan hasil pengukuran TB/U, hasil tersebut terdiri dari pendek 17.1% dan sangat pendek 12.8%. Pencegahan dapat dilakukan pada masa prakonsepsi dengan memperhatikan asupan protein, sumber protein salah satunya didapatkan dari kacang merah dan hati ayam. Tujuan :…
Latar Belakang: Anemia defisiensi besi (ADB) masih merupakan suatu masalah kesehatan di Indonesia. Menurut data Riskesdas tahun 2018 prevalensi anemia di Indonesia banyak ditemukan pada kelompok umur 15-24 tahun yaitu sebesar 48,9 persen. Defisiensi zat besi lebih banyak terjadi pada remaja putri dibanding remaja putra karena remaja putri mengalami menstruasi setiap bulannya dan kurangnya …